JANGAN HANYA JADI AHLI ANALISA DAN AHLI RAMAL SAJA




Dapet cerita dari blog tetangga..................................
suatu hari di hutan desa Awan tumbuh pohon anggur yang sangat ranum, penduduk desa itu tidak tahu, tumbuhan apa dan buah apa, mereka hanya mengamati dari kejahuan sana. Dan kepala suku penduduk desa tersebut sudah mewanti-wanti untuk tidak menyentuh buah tersebut. Jika ada yang melanggar kurungan hukumannya.

Alkisah ada 2 orang yang berteman dari kecil, Ramlan dan Cobad. Nah dua
orang ini mempunyai 2 perangai yang berbeda, dari dua orang tersebut mereka mempunyai pendapat sendiri tentang pohon anggur itu.

Kepala suku menawarkan kepada mereka untuk menyelidiki pohon tersebut selama 1 minggu.

Akhirnya dua orang itu berangkat, sampailah mereka pada pohon yang dimaksud, selama satu minggu itu apa yang dilakukan keduanya??

Karena keduanya takut untuk memakannya, mereka tidak memakan buah tersebut, tetapi langkah yang mereka ambil berbeda

Ramlan, memetik buahnya, mengukurnya kemudian menuliskan warna dan bentuknya setelah itu dia mengukur panjang pohon itu dan analisa tentang bentuk, warna, rasa dan pohonnya.


Cobad melakukan hal yang berbeda, dia petik buah itu dan dia berikan kepada ayam hutan disana, dan dia amati ayam-ayam itu selama 24 jam. Dan hasil dari pengamatannya ayam2 hutan itu masih tetap hidup. Dan akhirnya cobad memberanikan diri untuk mencobanya...hmmm rasanya sangat manis dan menyegarkan, berteriaklah dia pada Ramlan: ramlan buah ini sangat manis dan menyegarkan

Ramlan berkata : aku belum berani mencoba karena aku tidak yakin untuk memakannya selain itu ada perintah dari kepala suku untuk tidak menyentuhnya

Seminggu kemudian pulanglah mereka kedesanya. penduduk desa berkumpul, mereka melihat ramlan pulang tetap dengan ranselnya tetapi Cobad memabawa sekarung buah tersebut dan ayam hutan.

Penduduk desa berbisik

Apa yang kalian dapat?"kata kepala suku". ramlan berkata :"setelah seminggu saya analisa dan saya ramal, begini pendapat saya dilihat dari rasa, warna, bentuk dan pohonnya jelas pohon ini sangat beracun, rasanya juga pasti asam dilihat dari warnanya yang ungu tua. Pohonnya yang merambat susah di budidayakan

Cobad berkata: "Maaf saya bukanlah ahli analisa dan ahli ramal, maka saya cobakan buah-buah itu ke ayam hutan disana, mereka masih hidup sampai sekarang, ini saya bawakan salah satunya. Dan rasa buah ini sangat manis, dan sangat menyegarkan jika dimakan saat matahari terik. Kalo ada yang mau mencoba silahkan.

Dan orang-orang itu tidak semuanya yakin untuk mencobanya, hanya beberapa orang yang mencoba dan mengiyakan bahwa itu manis. Cobad meminta ijin untuk membudidayakan. Begitulah teman janganlah kita jadi ahli analisa dan ahli ramal untuk masa depan kita, yuk gabung di bisnisku ini, dan jangan jadi ahli ramal dan ahli analisa dibisnis ini bisa dipastikan tidak akan berhasil. Yuk cobalah dengan isi biodata kalian disini

0 comments: